Tutorial dan Panduan cPanel (2020)

cPanel merupakan salah satu kontrol panel yang populer dan terbilang mudah untuk digunakan. Mayoritas provider hosting menawarkan paket shared hosting dengan menggunakan cPanel, oleh karena itu kita perlu memahami bagian-bagian cPanel beserta dengan fungsinya untuk memaksimalkan performa dan kinerja website Anda.
authorKamus HostingLast Updated 0 Comments
cpanel

Apabila Anda sedang membuat website (atau bahkan sudah jadi) maka sangat disarankan untuk menggunakan atau minimal memahami fungsi dan setup (setting) website dengan menggunakan kontrol panel dari cPanel.

Sebagian besar provider hosting menyediakan paket hosting dengan menggunakan cPanel. Dengan memahaminya maka Anda dapat memaksimalkan kinerja dan fitur cPanel untuk kebutuhan website Anda.

Dilain sisi, cPanel merupakan kontrol panel yang paling banyak digunakan untuk saat ini, kenapa demikian? Menurut kami ada 2 hal yang mendasarinya, yang pertama pastinya adalah kemudahan dalam tata kelola dan yang kedua adalah fitur yang diberikan sangat lengkap.

cPanel merupakan kontrol panel yang berbayar dan berlaku untuk satu akun hosting sampai dengan sebuah server (maksimal 100 akun) yang dijalankan. Tapi tenang, apabila Anda menyewa shared hosting maka cPanel (harap dipastikan bahwa paket hosting yang Anda pilih menggunakan cPanel) akan didapatkan secara gratis alias sudah ditanggung oleh provider hosting.

Apa Itu cPanel?

cPanel adalah kontrol panel berbasis web yang dapat membantu Anda untuk mengelola website, domain, dan email dalam web hosting. Kontrol panel ini sangat populer dikalangan shared hosting dan juga memiliki fitur antar-muka yang lengkap dan mudah untuk dioperasikan (sebagian besarnya telah menggantikan hal teknis yang bersifat manual).

tampilan cpanel

Diatas adalah hasil screenshot yang kami buat untuk menunjukkan seperti apa sih dashboard (antarmuka) dari cPanel. Singkatnya, cPanel menyediakan navigasi, tombol, grafik, dan lain sebagainya yang diperlukan untuk membuat website dan mengelola web hosting agar lebih mudah.

Mengapa Banyak Pengguna Lebih Memilih cPanel?

pengguna cpanel

Jawabannya cukup mudah dan hal tersebut berlaku juga untuk kami selaku pemilik website ini. Dalam membuat website, umumnya menggunakan hosting berjenis shared untuk kebutuhan diawal. Dalam tahap ini, mayoritas shared hosting telah menggunakan cPanel sebagai basis dalam mengelola web hosting.

Terlepas dari kemudahan dan betapa lengkapnya akan fitur cPanel, seiring dengan berjalannya waktu maka para pengguna telah terbiasa dan juga telah mengenal tampilan, letak, fitur, dan fungsi pada bagian-bagian cPanel. Oleh karena itu, kebiasaan menjadi faktor utama mengapa para pengguna lebih memilih web host yang menggunakan cPanel.

Poin penting lainnya yang ingin kami sampaikan adalah untuk jangka panjang janganlah bergantung pada cPanel, karena untuk website skala menengah keatas tidaklah cocok (atau bahkan tidak disarankan) menggunakan cPanel. Alasan utamanya adalah jika Anda menggunakan cloud atau VPS yang sifatnya dedicated (mandiri) maka Anda harus membeli license cPanel yang cukup mahal, belum lagi add-on atau fitur tambahan lainnya yang diwajibkan untuk membayar juga.

Pentingnya memahami seluk beluk (bagian-bagian) dari cPanel guna mempermudahkan Anda untuk mengelola web hosting dan memaksimalkan fitur yang diberikan untuk website Anda. Kamus Hosting

Bagaimana Cara Mengakses (Login) cPanel?

Terdapat 2 cara yang dapat dilakukan untuk mengakses atau login ke cPanel. Cara pertama yang melalui dashboard provider hosting dan cara kedua bisa langsung saja mengakses cPanel melalui domain atau alamat website Anda.

1. Login cPanel Melalui Dashboard Provider Hosting

Panduan dibawah ini dilengkapi dengan hasil screenshot yang diambil dari salah satu website atau web hosting yang kami miliki di Niagahoster. Taukah Anda? Bahwa Niagahoster merupakan salah satu daftar hosting terbaik Indonesia pilihan kami. Gunakan kode kupon KamusHosting untuk mendapatkan tambahan potongan harga (lebih hemat).

dashboard cpanel

Caranya cukup mudah dan pastinya kalau melalui dashboard penyedia hosting maka tidak perlu lagi memasukkan Username dan Password cPanel karena sudah otomatis terkoneksi, ikuti panduan dibawah ini:

  • Login Akun Niagahoster Anda, apabila menggunakan hosting lainnya maka kurang lebihnya dapat Anda temukan pada dashboard web hosting Anda.
  • Klik menu Layanan Anda dan pilih Hosting.
  • Setelah itu, muncul nama domain atau web hosting yang telah Anda beli lalu klik Kelola Hosting.
  • Pada titik ini harusnya Anda telah menemukan tampilan yang sama seperti screenshot diatas lalu klik All Features (lingkaran merah seperti gambar diatas) untuk membuka dashboard cPanel.

2. Login cPanel melalui domain atau URL website

Cukup mudah kalau login cPanel melalui url website Anda, namun bedanya dengan cara diatas adalah Anda masih harus memasukkan Username dan Password cPanel untuk dapat login.

login cpanel

Caranya adalah cukup memasukkan (mengetik) http://nama-domain-anda.com:2082 atau https://nama-domain-anda.com:2083 pada kolom address bar browser Anda. Tolong ganti nama-domain-anda.com dengan nama domain Anda yang sebenarnya.

Apabila berhasil maka akan muncul seperti gambar diatas dan Anda tinggal memasukkan username dan password agar dapat login cPanel.

Fitur dan Bagian Utama cPanel

Sangat memungkinkaan dashboard cPanel akan terlihat berbeda pada masing-maing penyedia hosting, karena adanya campur tangan atau ciri khas dari brand web host tersebut. Nah, untuk menunjukkan perbedaan tampilan cPanel bisa Anda lihat hasil screenshot dibawah ini.

inmotion cpanel

Cukup berbeda bukan tampilannya dengan hasil screenshot yang pertama (paling atas). Poin yang ingin kami sampaikan adalah dengan memahami bagian-bagian dari cPanel beserta dengan fungsinya maka dengan tampilan yang seperti apapun, tidak akan membuat Anda bingung.

Dibawah ini penjelasan singkat mengenai bagian-bagian cPanel yang harus Anda ketahui atau setidaknya mengetahui apabila ingin melakukan setting akan sesuatu bisa merujuk kebagian yang mana. Misalkan saja ingin mengubah password cPanel maka bisa langsung merujuk kebagian Preferences.

01. Pengaturan Dasar - Preferences Panel

preference cpanel

Preferences panel merupakan bagian yang bersifat dasar dan berhubungan dengan tata kelola akun cPanel beserta dengan setting lainnya. Pada screenshot diatas bisa dilihat bahwasanya kita dapat mengganti password cPanel, mengubah bahasa yang digunakan, merubah tampilan cPanel (mode gelap, cerah, ataupun yang versi lama).

Pada kolom preferences dapat juga mengubah atau menambahkan identitas diri berupa email, dan yang paling penting adalah user manager yang memungkinkan untuk menambahkan, mengubah, atau menghapus siapa saja yang dapat mengelola cPanel dan terdapat setup otorisasi didalamnya.

02. Panel Install CMS dan Aplikasi - Softaculous Auto Installer

softaculous auto installer

Softaculous merupakan bagian dimana kita dapat melakukan install CMS (Content Management System) atau beberapa aplikasi lainnya secara otomatis. Bagi para pengguna WordPress, apabila ingin menginstall CMS WordPress bisa melalui fitur ini.

03. Panel untuk Mengelola Domain dan Membuat Sub Domain

domain cpanel

Ketika membeli (sewa) web hosting terdapat salah satu tahapan untuk memasukkan nama domain yang akan digunakan, entah domain tersebut sudah dimiliki ataupun hendak dibeli. Pada proses otomatisnya, nama domain yang Anda masukkan telah tercantum atau terkoneksi pada web hosting Anda.

Jadi Anda tidak perlu lagi melakukan setup domain, karena pada kolom Domains (gambar diatas) telah otomatis tercantum domain Anda. Nah, hal lainnya yang dapat Anda kelola pada bagian ini adalah menambahkan domain baru, membuat sub domain, mengalihkan (redirect) domain atau halaman website ke alamat yang baru, dan lain sebagainya yang berhubungan dengan domain.

04. Panel untuk Mengelola Email dengan Menggunakan Domain Sendiri

email cpanel

Untuk Anda yang ingin membuat dan mengelola email dengan nama domain sendiri bisa melalui bagian ini. Poin penting yang ingin kami sampaikan seputar email hosting adalah sangat tidak disarankan mengelola email pada hosting dimana website tersebut berada.

Namun hal tersebut hanya berlaku ketika aktivitas email (keluar-masuk) dirasa cukup padat atau sering. Mengapa demikian? Taukah Anda segala processing untuk aktivitas email akan berpengaruh pada performa website Anda jikalau penggunaan email dan website berada pada hosting yang sama.

05. Panel Database Management - phpMyAdmin dan MySQL Databases

database cpanel

Tidak banyak pengguna yang menggunakan panel ini meskipun mereka memiliki website yang memiliki database MySQL. Salah satu CMS terbaik yang populer dan paling banyak digunakan adalah WordPress, yang merupakan sebuah platform untuk membuat dan mengelola website dan strukturnya terbentuk dari PHP dan MySQL sebagai databasenya.

Bagi Anda yang menggunakan WordPress maka database akan terbuat secara otomatis dan tersimpan pada panel ini. Tidak ada salahnya jika Anda ingin melihat bagaimana database terbentuk atau bahkan ingin mengubah atau menambahkannya sedikit.

06. Panel File Management - File Manager dan Backup File Data/Database

file cpanel

Sebelum membahas file manager, Anda bisa melakukan backup file data ataupun database secara parsial ataupun keseluruhan dengan menggunakan fitur Backup dan atau Backup Wizard

Pada panel ini dikhususkan untuk mengelola file data, khususnya pada bagian File Manager bentuknya seperti windows explorer yang berisikan directory atau folder. Yang perlu Anda ketahui, masing-masing directory pada bagian public_html dapat diakses melalui URL website Anda, lebih jelasnya bisa lihat hasil screenshot dibawah ini:

file manager cpanel

Gambar diatas menunjukkan pada directory public_html terdapat file index.php dan folder web-hosting, maka kedua file tersebut dapat diakses melalui URL website Anda seperti ini: untuk file index.php dapat diakses melalui URL http://nama-domain-anda.com/index.php dan untuk folder web-hosting maka dapat diakses melalui URL http://nama-domain-anda.com/web-hosting/

Akan tetapi tidak semua file dan folder dapat diakses melalui URL website, semua itu bergantung pada setup hosting atau bahasa kerennya adalah otorisasi file atau folder (permission). Ada yang diperbolehkan untuk dibuka dan ada pula yang tidak diperbolehkan alias muncul status 403 Forbidden.

Bagaimana caranya? Lihat selengkapnya pada halaman berikut ini: Cara Mengubah Folder atau File Permission.

07. Panel Security - SSH Access, SSL, dan Hotlink Protection

security cpanel

Tidak semua paket pada shared hosting memiliki fitur SSH Access, ataupun meski terdapat fitur tersebut namun hanya sedikit yang menggunakannya. Pada bagian ini, yang paling sering digunakan adalah SSL dan Hotlink Protection.

SSL merupakan singkatan dari Secure Socket Layer yang berfungsi untuk menambahkan proteksi pada website disaat proses pertukaran data melalui jaringan internet. Jenis tambahan keamanan ini dapat dilihat pada metode http access yang awalnya hanya sebatas http:// berubah menjadi https://, tambahan huruf s pada https memiliki arti secured.

Sedangkan untuk Hotlink Protection adalah salah satu cara yang dapat diambil untuk mengamankan assets atau file data Anda agar tidak dapat digunakan oleh pengguna lain. Hal ini sering diketahui ketika melihat view page source website lain yang menampilkan gambar yang bukan disimpan pada hostingnya sendiri.

Misalnya saja gambar (disimpan pada hosting Anda) yang dimuat pada website orang lain maka proses pemuatan gambar akan diproses pada web hosting Anda untuk kebutuhan orang lain, efeknya pasti akan mengurangi performa hosting atau website Anda.

Penjelasan diatas hanya sebatas gambaran umum mengenai bagian-bagian dari cPanel. Mengenai bagaimana caranya (berkaitan dengan hal teknis) bisa dilihat pada poin tutorial cPanel. Kamus Hosting

Bagaimana Cara Logout cPanel?

Tidak lengkap rasanya kalau pembahasan awal (diatas) dibuka dengan topik bagaimana cara login cPanel namun tidak ditutup dengan cara logout akun cPanel. Caranya cukup mudah yaitu pada tampilan awal cPanel pada bagian pojok kanan atas terdapat tulisan Logout maka tinggal klik tombol tersebut maka akan keluar dengan otomatis, atau bisa lihat pada hasil screenshot dibawah ini.

logout cpanel

Penting untuk memastikan akun cPanel telah tertutup dengan benar dengan cara melakukan logout akun. Namanya juga akun, terlebih lagi kalau menggunakan perangkat PC atau laptop pinjaman dari teman dan nanti khawatirnya akun cPanel masih terbuka dan rawan kehilangan data apabila tidak dilakukan logout.

Tuliskan Komentar Anda