Apa Itu Bandwidth?

Menurut kamus bahasa, bandwidth diartikan sebagai pita lebar sedangkan pada pembahasan ini yang dimaksud bandwidth adalah besaran transfer data (proses penukaran data) yang dapat dilakukan dalam satu waktu.
authorKamus HostingLast Updated 0 Comments
bandwidth

Penggunaan internet saat ini semakin tak bisa dikendalikan lagi jumlahnya. Setiap hari pasti selalu ada peningkatan jumlah dalam pengguna internet. Karena itulah saat ini internet sudah bukan menjadi hal yang baru lagi bagi masyarakat umum. Bagi Anda yang sering menggunakan internet atau belajar lebih dalam tentang teknologi informasi pasti sudah tidak asing dengan istilah bandwidth.

Istilah bandwidth sering dikaitkan dengan penggunaan internet dan web hosting. Bagi Anda yang bekerja dengan dunia internet ataupun mempelajarinya pasti sudah tidak lagi asing dengan istilah ini. Adapun bagi para pelajar ataupun pemula dalam dunia online pastinya masih awam mengenai bandwidth, oleh karena itu pada halaman ini akan menjelaskan secara detail mengenai apa itu bandwidth, fungsi dan macam-macam bandwidth, beserta dengan cara kerjanya.

Pengertian Bandwidth

pengertian bandwidth

Bandwidth pada web hosting merupakan besaran jumlah data yang dapat ditransfer dari hosting (bisa juga diartikan website) kepada pengguna dalam jangka waktu tertentu. Besaran bandwidth dihitung kilobyte per-detik (kbps).

Mudahnya, bandwidth adalah besaran transfer data yang dibutuhkan untuk lalu lintas trafik atau pengunjung dalam mengakses sebuah jaringan internet, apapun bentuknya entah itu upload maupun download.

Pada jaringan komputer, istilah bandwidth ini sering juga digunakan untuk merujuk pada sinonim dari Data Transfer Rate, yaitu jumlah data yang dikirim dari satu lokasi ke lokasi lain dalam kurun waktu tertentu, biasanya dihitung dalam kurun waktu detik. Jadi dapat disimpulkan bahwa bandwidth adalah kapasitas maksimal data yang bisa dipakai untuk mengirim data dalam satuan detik dari satu buah jalur komunikasi.

Fungsi Bandwidth

fungsi bandwidth

Berdasarkan penjelasan tentang pengertian bandwidth diatas, Anda mungkin sudah bisa menemukan fungsi utama dari bandwidth. Fungsi utama dari bandwidth adalah untuk menghitung besaran transfer data yang terjadi. Selain itu, bandwidth memiliki 3 fungsi lainnya yang berperan dalam jaringan komputer, penjelasan selengkapnya ada dibawah ini.

1. Sebagai Jalur dalam Pengiriman Data

Fungsi pertama yang bisa dilihat dari bandwidth yaitu sebagai jalur penghubung atau media yang menghubungkan dalam proses transfer data yang dilakukan. Salah satu contoh misalnya adalah adanya kabel fisik LAN yang merupakan media yang menghubungkan antara koneksi LAN dan perangkat komputer yang digunakan. Nah, jalur atau jaringan yang memungkinkan adanya pertukaran data atau transfer antara perangkat yang digunakan oleh pengguna di satu lokasi dengan media lainnya ini tepatnya berada di dalam kabel LAN fisik tersebut.

2. Pembatas Kecepatan Transfer atau Pengiriman Data

Fungsi kedua dari bandwidth yaitu untuk membatasi kecepatan aktivitas pengiriman atau transfer data. Fungsi ini pada umumnya dimanfaatkan oleh administrator jaringan dalam mengelola jaringan agar menghindarkan dari tindak kecurangan dari penggunanya. Hal-hal yang bisa dianggap tidak baik yang sering dilakukan oleh pengguna internet misalnya mengunduh ataupun memutar video dengan resolusi High Display (HD), tindakan ini adalah tindakan yang sangat tidak disarankan karena bisa menyedot bandwidth dalam jumlah banyak.

Istilah tidak baik muncul ketika memang Anda tidak memiliki kapasitas bandwidth yang memadai untuk memuat konten dalam bentuk video, terlebih lagi video dengan kualitas tinggi yang mana memiliki kapasitas data yang besar dan juga membutuhkan bandwidth yang besar untuk mengantarkan data video tersebut.

Ketika bandwidth yang disediakan hanya tersedot oleh satu pengguna, maka pengguna internet lain juga akan terganggu karena kecepatan aksesnya jadi semakin melambat atau terganggu. Jadi inilah maksud dari pembatasan kecepatan pengiriman data itu, yaitu administrator akan memberikan batas bandwidth bagi setiap pengakses dalam jumlah yang seimbang. Sehingga pengguna sama-sama bisa menikmati kecepatan akses yang seimbang pula.

3. Membatasi Data yang Bisa Dikirim

Fungsi terakhir dari bandwidth yaitu untuk membatasi data yang bisa ditransfer atau dikirim dalam satuan waktu tertentu. Fungsi ini juga biasanya dapat dilakukan oleh administrator hosting maupun jaringan.

Contoh mudahnya misalnya adalah penyediaan bandwidth dengan jumlah tertentu dalam kurun waktu tertentu, misal 1 GB per bulan. Dengan begitu bisa disimpulkan bahwa jumlah 1 GB ini akan berlaku (tidak memandang) berapa banyak jumlah perangkat yang mengaksesnya ataupun kecepatan aksesnya, maka jumlah maksimal data yang bisa diproses hanya sebesar 1 GB dan tidak lebih dari itu.

Macam-macam Bandwidth Berdasarkan Jenisnya

macam-macam bandwidth

Bandwidth sebagai sebuah media yang digunakan untuk menghitung jumlah transaksi data yang dilakukan dalam satuan waktu detik, bandwidth masih dibagi lagi ke dalam empat jenis. Empat jenis bandwidth inilah yang sering dikenal dalam dunia jaringan komputer.

1. Bandwidth Upload

Bandwidth upload merupakan besaran transfer data yang dibutuhkan untuk melakukan upload atau mengunggah file data dari komputer ke hosting ataupun server melalui jaringan internet. Misalkan saja Anda melakukan upload gambar yang memiliki kapasitas 2 MB, ketika Anda melakukan upload gambar tersebut kedalam hosting maka bandwidth yang Anda miliki akan berkurang sebesar 2 MB.

2. Bandwidth Download

Bandwidth download merupakan besaran transfer data dalam proses download atau mengunduh file data dari sebuah server dengan menggunakan jaringan internet. Contohnya seperti melakukan download file gambar, musik, video, dan lain sebagainya yang mana setiap aktivitas download akan mengurangi bandwidth hosting ataupun server tersebut sejumlah besaran data yang didownload.

3. Bandwidth Digital

Bandwidth digital ini merupakan kuantitas data yang dihitung dalam bit per second yang terdapat dalam jaringan yang bisa dikirimkan melalui saluran komunikasi dan tanpa adanya sebuah distorsi. Sama seperti namanya, bandwidth digital ini memberikan informasi secara digital tentang kapasitas yang menentukan informasi tersebut bisa melampaui saluran transmisi, baik saluran yang menggunakan kabel maupun saluran nirkabel yang juga dihitung dalam satuan waktu dalam satuan bit, misalnya 20 Kilobite per detik (Kbps).

4. Bandwidth Analog

Sedangkan jenis bandwidth yang kedua adalah bandwidth analog, yang mana bandwidth ini adalah perbedaan yang dihitung dalam rentang Hertz (frekuensi bersatuan) antara frekuensi dengan jumlah terendah dengan frekuensi tertingginya. Dari perbedaan itulah nantinya bisa menentukan banyaknya informasi atau data yang mampu ditransmisikan pada satu satuan waktu.

Cara Kerja Bandwidth

cara kerja bandwidth

Sebagai sebuah komponen yang penting dalam suatu hosting maupun jaringan, maka segala aktivitas transfer data akan terasa mudah atau dapat dilakukan. Maka dari itu bandwidth memiliki peran penting dalam proses pengiriman data tersebut. Lalu bagaimanakah cara kerja bandwidth ini?

Cara kerja bandwidth ini tidak akan jauh-jauh dari 3 fungsi yang sudah dijelaskan di atas. Jadi, ketika ada pengguna yang mengakses suatu hosting atau jaringan, maka bandwidth akan bekerja secara otomatis sesuai 3 fungsi diatas. Namun, ketika terdapat gangguan dalam proses tersebut maka bisa jadi disebabkan adanya latency, packet loss dan bahkan karena faktor bandwidth itu sendiri, misalkan saja sudah mencapai batas maksimal penggunaan bandwidth yang telah ditentukan oleh administrator.

Sebagai salah satu komponen yang memiliki fungsi yang sangat penting dalam proses pengiriman data dalam suatu jaringan komunikasi, bandwidth menjadi komponen yang selalu banyak dicari. Semakin besar bandwidth yang disediakan maka semakin besar pula jumlah atau kapasitas data yang bisa ditransfer.

Cara Menghemat Bandwidth Hosting atau Website

cara menghemat bandwidth

Sebelum membahas lebih jauh, pastikan terlebih dahulu website atau hosting Anda memiliki kapasitas bandwidth yang telah sesuai dengan kebutuhan. Menghemat bandwidth bukan berarti memaksakan kapasitas bandwidth (yang dimiliki tidak proporsional dengan kebutuhan) harus cukup.

Menurut pengalaman kami, setidaknya terdapat 4 hal mudah yang bisa dilakukan untuk menghemat bandwidth website ataupun hosting Anda.

1. Minimalisasi Besaran File Data Website yang Dimuat

Besaran file data website yang diproses dan dimuat akan mengurangi penggunaan bandwidth hosting Anda. Lebih baiknya Anda melakukan kompres atau minify file data website (misalnya gambar, css, javascript, dll) semaksimal mungkin (bukan berarti mengabaikan kualitas), memang benar besaran file data yang dikompres tidak terlalu besar namun apabila terdapat ratusan halaman ataupun file data maka akan sangat signifikan.

2. Alokasikan File Data Berkapasitas Besar Website Anda

Apabila Anda memiliki website yang memungkinkan untuk melakukan download seperti gambar, musik, ataupun video (intinya yang memiliki file data berkapasitas besar) maka sangat disarankan untuk menggunakan jasa file storage (misalnya mediafire) ataupun menyewa hosting lain yang memiliki kapasitas bandwidth besar dan hanya untuk proses download.

3. Gunakan Cache atau CDN untuk Website Anda

Dengan menggunakan cache ataupun CDN (Content Delivery Network) dapat menghemat bandwidth website Anda. Apabila Anda menggunakan CDN seperti Cloudflare maka pada halaman Overview bisa menunjukkan seberapa besar penghematan bandwidth yang dilakukan untuk website Anda.

4. Matikan Fitur Hotlinks Untuk Website Anda

Fitur hotlinks dapat Anda temukan pada dashboard kontrol panel hosting Anda. Dengan mematikan fitur ini maka memungkinkan pengguna lain tidak dapat menggunakan assets atau file data (sering kalinya berupa gambar) pada website lain.

Kami rasa cukup sudah pembahasan mengenai Bandwidth dan apabila Anda memiliki pertanyaan seputar bandwidth maka bisa tinggalkan pada kolom komentar dibawah ini. Kamus Hosting

Tuliskan Komentar Anda